Mensucikan Jiwa



Tazkiyatunnafs (mensucikan jiwa), kitab yang ditulis oleh Said Hawwa, merupakan konsep intisari dari karya besar Al Ghazali "Ihya Ulumuddin". Mengulas kembali kitab tersebut dengan berbagai penambahan dan penyempurnaan. Inilah ungkapan Said Hawwa pada Muqaddimah kitab ini;
Kami memilih untuk mengambil inti sari sebagian besar nilai-nilai ini dari Kitab Ihya Ulumuddin yang ditulis oleh Hujjatul Islam Muhammad Al-Ghazali karena beberapa sebab :
1. Al Ghazali menghadapi kelemahan kehidupan spritual di zamannya sebagaimana yang kita hadapi sekarang. Penyakitnya sama dan Al Ghazali telah menjelaskan obatnya dengan baik.
2. Berbagai masalah yang dibahasnya meliputi apa yang telah disebutkan oleh para pendahulunya, sehingga kitabnya memuat hal yang tidak dimuat di kitab lain. Kitab apa saja yang menyangkut hal ini berhutang budi kepadanya.
3.Di dalam Ihya, tertuang intelektualitas dan analisis Al Ghazali. Ia adalah tumpuan harapan realisasi semua yang diyakini dan ditulisnya. Oleh sebab itu, pembicaraannya punya kekuatan dan tenaga di dalam jiwa, yang tidak ada bandingannya dalam pembicaraan para penulis yang lain. Setiap orang yang berinteraksi dengan Ihya' pasti merasakan hal ini. Tetapi Ihya' itu sendiri, sebagaimana kitab manusia yang lain, mengandung banyak kekurangan sehingga sebagian peneliti banyak yang menolak sebagian isinya. Disamping itu, pembahasannya terbagi atas beberapa bagian, sebagian lebih dekat kepada fiqih, sebagian lagi lebih dekat kepada nasihat, analisa, ilmu syariat, ilmu logika, atau tazkiyatunnafs yang kita inginkan.

Nama file : Tazkiyatunnafs_Said Hawwa
Bentuk file : pdf
Halaman : 657
Ukuran : 35,34 mb
download

Tidak ada komentar:

Posting Komentar